Shafa’ Salsabila XD
LIDAH BUAYA
Lidah Buaya memiliki nama latin Aloe vera atau Aloe
Barbadensis Millear. Lidah buaya adalah salah satu dari sepuluh tipe tanaman
terlaris didunia yang memiliki potensi untuk bisa dikembangkan sebagai tanaman
obat dan juga bahan baku industri. Tanaman lidah buaya merupakan tanaman yang
sering di jadikan tanaman hias.
Lidah buaya mempunyai akar serabut dengan batang yang sangat
pendek atau bahkan tidak terlihat karena tertutup oleh daun. Lidah buaya
mempunyai daun dengan warna hijau segar, agak runcing berupa taji, tidak tipis,
getas, pinggirnya bergerigi, permukaannya berbintik-bintik putih. Tumbuhan
lidah buaya tumbuh dengan tinggi bervariasi, dapat mencapai 20 cm – 1 m
tergantung jenis lidah buaya yang ditanam. Adapun apabila penanaman lidah buaya
dilakukan secara tepat, dengan memperhatikan berbagai nutrisi yang dibutuhkan
lidah buaya, maka tidak menutup kemungkinan dapat mencapai tinggi 30 cm keatas.
Lidah buaya banyak di temukan didaerah beriklim tropis dan
biasanya tumbuh pada tanah yang subur. Lidah buaya dapat hidup ditempat yang
mempunyai suhu panas atau biasa ditanam diatas pot atau dipekarangan rumah
untuk di jadikan tanaman hias. Lidah buaya tahan pada kekeringan karena didalam
daunnya banyak tersimpan cadangan air yang biasa digunakan pada saat kekurangan
air. Didalam daun lidah buaya terdapat Jelly bening dengan tekstur kenyal yang
berfungsi sebagai cadangan air pada musim kemarau, jelly ini adalah bagian yang
paling sering dimanfaatkan dari bagian tubuh lidah buaya.
Untuk perawatan lidah buaya hal yang dapat di lakukan adalah
meletakan tanaman lidah buaya pada tempat yang terkena hujan, hal ini untuk
memastikan agar lidah buaya memiliki asupan air yang cukup sehingga tubuhnya
tetap segar. Sedangkan, jika tanaman ini dibudidayakan pada musim kemarau, ada
baiknya jika disiram setiap pagi dan sore untuk menghindari kekeringan pada
daun akibat panas matahari berlebih dan untuk menjaga kesuburan daun. Meskipun
tanaman lidah buaya dapat bertahan hidup ditempat yang kering dikarenakan daun
menyimpan cadangan air untuk tetap bertahan hidup, tetapi tidak ada salahnya
untuk tetap memperhatikan asupan air bagi lidah buaya. Berikan pupuk organik
pada lidah buaya setiap setahun sekali untuk menghasilkan daun yang lebih panjang,
usahakan berikan pupuk alami seperti kotoran sapi atau kotoran kambing. Alasan
pemberian pupuk organik seperti kotoran sapi dan kotoran kambing jauh lebih
murah dari pada pupuk anorganik, sedangkan keduanya memiliki dampak yang hampir
sama terhadap pertumbuhan lidah buaya.
Komentar
Posting Komentar