Tugas B. Indonesia
Shafa' Salsabila XD
Indera
Bangsawan
Pada zaman dahulu kala di Negeri Kobat Syahrial, hiduplah seorang raja yang
bernama Indera Bungsu. Ia belum juga dikarunia putra. Iia menyuruh orang membaca doa qunut dan sedekah kepada fakir dan miskin hingga akhirnya Tuan Puteri
Sitti hamillah dan melahirkan dua orang putra laki-laki. Yang tua keluarnya dengan panah dan yang muda dengan
pedang. Ia pun memberi nama yang tua Syah Peri dan Yang muda Indera Bangsawan. Indera Bungsu
bingung memutuskan siapakah yang akan menggantikannya kelak. Hingga ia
menceritakan kepada kedua anaknya bahwa ia telah bertemu seorang pemuda yang
memegang bulu perindu. Dan siapa yang dapat menemukannya, akan diangkat menjadi
raja. Setelah mendengar kata-kata baginda, Syah Peri dan Indera Bangsawan pergi mencari buluh perindu itu.
Hingga suatu hari, datanglah hujan badai yang memisahkan Syah
Peri dan Indera Bangsawan. Syah Peri yang pasrah kepada Tuhan. Hingga sampailah
Syah Peri di sebuah taman, Syah Peri menoreh gendang dan keluarlah Ratna Sari
dan dayang-dayangnya. Garuda yang menahan Ratna Sari menyerang dan berhasil
dikalahkan oleh Syah Peri. Kemudian Syah Peri menikah dengan Ratna Sari.
Sedangkan Indera Bangsawan bertemu
dengan raksasa yang menjadi neneknya dan bercerita bahwa ia berada negeri Antah
Berantah yang diperintah oleh Raja Kabir. Raja Kabir mengumumkan bahwa barang
siapa yang dapat membunuh Buraksa dan yang dapat memberikan air susu harimau
yang baru saja beranak akan dinikahkan dengan Puteri Kemala Sari yang sedang
sakit mata. Setelah mendengar pengumuman tersebut, Indera Bangsawan pergi
mengambil seruas buluh yang berisi susu
kambing. Kesembilan anak raja menemui Indera Bangsawan untuk meminta susu
harimau tetapi oleh Indera Bangsawan diberikan susu kambing. Sedangkan susu
harimau diserahkan Indera Bangsawan kepada raja.
Tabib istana memeraskan susu harimau tersebut sebanyak tiga
kali dan Putri Kemala Sari pun sembuh, tetapi Raja Kabir masih bersedih hati
karena harus menyerahkan Putri Kemala Sari kepada Buraksa. Raja Kabir
mengumumkan bahwa barang siapa dapat mengambil jubah Buraksa akan menjadi suami
Putri Kemala Sari. Nenek Raksasa mengajari
Indera Bangsawan cara mengalahkan Buraksa. Indera Bangsawan diberi kuda
hijau dan diajari cara memasukkan ramuan daun-daunan ke dalam gentong minum
Buraksa. Ketika tubuh Buraksa menjadi lumpuh, Indera Bangsawan berhasil membawa
lari Puteri dan mengambil jubah Buraksa.
Melihat Buraksa tidak berdaya, kesembilan anak raja mengambil selimut Buraksa dan mengatakan kepada Raja Kabir bahwa selimut itu adalah jubah Buraksa. Indera Bangsawan menyerahkan Puteri dan jubah Buraksa dan kemudian Raja Kabir mengumumkan hari pernikahan Indera Bangsawan dan Puteri Kemala Sari.
Unsur Intriksik
Cerpen
Tema : Kerajaan
Tokoh/Penokohan : Raja Indera Bungsu, Tuan Puteri
Sitti hamillah, Indera Bangsawan, Syah
Peri, Ratna Sari, Raja
Kabir, Puteri Kemala Sari dan Buraksa.
Latar
Belakang : Disebuah Kerajaan
dan Istana.
Alur : Maju.
Sudut
Pandang : Sudut Pandang Orang
Ketiga Objektif.
Gaya Bahasa : Gaya Bahasa Dramatis
Amanat : Jangan mudah menyerah dan melakukan apa pun
yang
diperintahkan
orangtua dengan ikhlas.
Komentar
Posting Komentar